February 18, 2026

Tanam gigi kini menjadi salah satu solusi paling populer bagi kamu yang kehilangan gigi asli, baik karena faktor usia, kecelakaan, maupun masalah kesehatan gigi tertentu. Kehilangan gigi bukan sekadar masalah estetika, tapi juga bisa memengaruhi cara bicara dan kemampuan mengunyah.
Namun, sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan, kamu mungkin bingung memilih antara prosedur ini atau menggunakan gigi palsu konvensional. Mana sebenarnya yang lebih unggul untuk jangka panjang?
Tanam gigi adalah proses pemasangan sekrup titanium kecil ke dalam tulang rahang yang berfungsi sebagai akar gigi buatan. Setelah sekrup ini menyatu dengan tulang melalui proses alami, dokter akan memasang mahkota gigi (crown) di atasnya. Hasilnya sangat menyerupai gigi asli, baik dari segi tampilan maupun fungsinya saat digunakan untuk makan. Secara medis, prosedur ini dikenal juga dengan istilah implan gigi.
Bagi kamu yang mempertimbangkan prosedur ini, berikut adalah poin-poin yang perlu diperhatikan:
Kelebihan
Kekurangan
Gigi palsu konvensional tetap menjadi alternatif bagi banyak orang dengan pertimbangan berikut:
Kelebihan
Kekurangan
Jika kamu bertanya soal durasi, tanam gigi adalah pemenang dalam hal keawetan. Dengan menjaga kebersihan mulut yang baik melalui sikat gigi rutin dan flossing, tanam gigi bisa bertahan seumur hidup. Berbeda dengan gigi palsu yang umumnya perlu diganti atau diperbaiki setiap 5 hingga 10 tahun karena perubahan bentuk gusi dan rahang alami manusia.
Ya, prosedur tanam gigi memang dirancang sebagai solusi permanen. Sekrup titanium yang digunakan bersifat biokompatibel, sehingga tubuh dapat menerimanya dengan baik agar menyatu dengan tulang rahang secara permanen. Inilah yang membuat implan gigi menjadi investasi jangka panjang yang sangat berharga bagi kesehatan mulutmu.
Memilih antara kedua metode ini sangat bergantung pada kondisi kesehatan tulang rahang, anggaran yang kamu siapkan, dan preferensi kenyamanan, sehingga kamu perlu melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter gigi.
Aspek | Tanam Gigi (Implan) | Gigi Palsu (Lepasan/Jembatan) |
Daya Tahan | 25 tahun hingga seumur hidup | 5—10 tahun |
Kenyamanan | Sangat stabil, seperti gigi asli | Bisa bergeser atau terasa mengganjal |
Prosedur | Pembedahan kecil | Non-bedah/minimal invasif |
Perawatan | Seperti gigi asli (sikat & flossing) | Perlu dilepas dan dibersihkan khusus |
Harga | Investasi awal lebih tinggi | Lebih ekonomis di awal |
Setiap pilihan memiliki keunggulannya masing-masing. Namun, jika kamu mengutamakan kualitas hidup dan kenyamanan maksimal saat makan serta berbicara, melakukan tanam gigi adalah keputusan yang bijak. Pastikan kamu berkonsultasi dengan dokter gigi ahli untuk melihat apakah kondisi kesehatan mulutmu mendukung prosedur ini.
Jangan biarkan kehilangan gigi mengurangi rasa percaya dirimu. Kamu bisa mendapatkan layanan tanam gigi berkualitas dan profesional di Klinik Gigi Oratio. Tim dokter kami siap membantumu mengembalikan senyum terbaik dengan teknologi medis terkini.
Yuk, jadwalkan konsultasi kamu di Oratio Clinic sekarang juga!
Ditulis oleh: Ichsan Andi Lubis
Ditinjau oleh: drg. Monique Gabrielle, Sp.KG.
Klinik Utama Oratio hadir untuk memberikan perawatan terbaik untuk Anda dan seluruh anggota keluarga Anda. Dengan lokasi yang nyaman, strategis serta layanan berstandar internasional. Dapatkan perawatan terbaik hanya di Klinik Utama Oratio.
Kontak Kami

Jalan Trunojoyo no.14, Citarum, Kota Bandung, Jawa Barat 40115
(022) 4239948
+62 878 2228 2077

Jl. Dr. Cipto No 5, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40171
(022) 4231987
+62 877 9878 7788